Minggu, 10 Desember 2017

MATERI RENANG GAYA DADA DAN GAYA PUNGGUNG

Cabang Olahraga Air

Sebagai cabang olahraga air, renang memiliki kombinasi gerakan atau gaya yang beragam. Seorang perenang, khususnya atlet profesional, harus mampu menguasai satu di antara teknik gaya renang agar ia dapat menjadi perenang yang andal. Berikut ini akan dijelaskan mengenai teknik lanjutan dari renang gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas.

Renang Gaya Punggung
Renang gaya punggung mulai dikenal pada tahun 1912. Orang yang berjasa dalam mengembangkan gaya tersebut adalah Adolph Hieper.

Salah satu kelebihan renang gaya ini adalah kemudahan perenang dalam bernapas. Karena posisi hidung dan mulut perenang menghadap ke atas maka perenang tidak perlu memalingkan muka ke kiri dan kanan saat mengambil dan mengeluarkan napas. Bagaimanakah teknik dan koordinasi gerakan pada gaya ini?

1.Teknik Gerakan Renang Gaya Punggung

aTeknik Gerakan Kaki


Teknik gerakan kaki pada renang gaya punggung, hampir menyerupai teknik gerakan kaki renang gaya bebas atau crawl. Pinggul, lutut, dan pergelangan kaki bergerak turun nailc. Perbedaannya hanya terletak pada gerakan kaki ketika digerakkan dari bawah ke atas. Jadi, pada gaya punggung seluruh kaki harus berada di bawah permukaan air. Begitu pula halnya ketika kaki digerakkan atau ditendangkan dari bawah ke atas, bagian lutut tidak ke luar dari permukaan air.


Pada waktu kaki melakukan tendangan dari bawah ke atas, lutut harus diluruskan. Oleh karena itu, pada akhir tendangan, seluruh permukaan kaki berada sejajar dengan pinggul, perut, dan dada.

Cara lain melakukan gerakan kaki pada gaya punggung, yakni lutut mula-mula dibengkokkan dan kemudian diluruskan kembali. Lutut diangkat jangan terlalu tinggi hingga ke luar permukaan air. Apabila hal ini terjadi, aliran air dari pinggul ke bawah yang melalui kaki akan terhambat. Di samping itu, pemukulan air tidak dapat dilakukan dengan penuh, sehingga kaki kurang berhasil untuk menekan air sepenuhnya.

Untuk mengatasi agar pengangkatan lutut tidak terlampau tinggi hendaknya kaki direntangkan dari pinggul. Dengan demikian, seluruh kaki akan betul-betul lurus. Pada waktu lutut digerakkan, kaki bagian bawah bergerak, seperti gerakkan cambuk ke atas, sedangkan saat lutut lurus, seluruh kaki harus sejajar dengan permukaan atas badan.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam renang gaya punggung, terutama bagi perenang yang baru belajar, yaitu sebagai berikut.


1.Keadaan kepala terlampau jauh ke belakang (terlalu menengadah)


2.Sikap badan tidak lurus.


3.Pinggul dan paha terlalu terangkat di atas permukaan air.

4.Lutut terlalu dibengkokkan, sehingga keluar dari permukaan air.


5.Keadaan kaki terlalu kaku, sehingga persendian kurang dapat bekerja sebagaimana mestinya, terutama persendian pergelangan kaki.

b.Teknik Gerakan Tangan
Teknik gerakan tangan renang gaya punggung, yaitu sebagai berikut.


1.Menekan dan meluncur (press-slide).


2.Memasukkan tangan ke dalam air (entry).


3.Tangan mengayuh (recovery)


4.Menangkap, menarik, dan mendorong (catch, pull, dan push).


5.Membebaskan (relax).

c.Teknik Pernapasan


Napas diambil melalui mulut dan dikeluarkan melalui hidung. Apabila seorang perenang mengambil napas melalui hidung, kemungkinan besar pernapasan, keseimbangan, dan irama renangnya akan terganggu. Terganggu karena percikan air akan masuk ke dalam hidung dan tenggorokan. Dengan demikian, kecepatan renangnya pun menjadi lambat.

Hambatan pernapasan pada gaya punggung adalah otot perut menjadi tegang pada waktu kaki ke atas. Ketegangan otot itu akan membatasi gerakan napas dari diafragma, sehingga napas agak terganggu. Gangguan ini dapat diatasi atau dihilangkan dengan jalan latihan.
2.Koordinasi Teknik Gerakan Kaki, Tangan, dan Pernapasan

Gerakan yang paling umum dilakukan, baik dalam gaya bebas maupun gaya punggung, adalah dengan irama six beats. Irama six beats adalah satu kali gerakan tangan, enam kali gerakan kaki. Dengan irama six beats, gerakan menjadi lebih praktis dan efisien.

Pada umumnya, cara melakukan gerakan renang gaya punggung harus berirama. Ketika tangan kanan dimasukkan ke dalam air maka kaki harus berada dalam keadaan lurus. Di saat bersamaan, tarlgan kiri telah menyelesaikan gerakannya dan berada lurus di samping paha. Demikian halnya saat tangan kiri mulai dimasukkan ke dalam air. Di samping itu, ketika kaki kanan berada dalam keadaan lurus, tangan kanan harus sudah berada lurus di samping paha.
Beberapa gerakan renang gaya punggung

Renang Gaya Dada 

Renang gaya dada adalah renang yang dilakukan dengan posisi dada menghadap ke bawah. Kelebihan renang gaya ini adalah gerakannya lebih stabil dan memudahkan kepala keluar dari air kapan saja. Bagaimanakah teknik gerakan renang pada gaya ini?
1.Teknik Gerakan Kaki

Teknik gerakan kaki pada renang gaya dada dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a.Sikap badan telungkup, kedua tangan berpegangan pada pinggiran kolam.

b.Kepala berada di atas permukaan air, kedua kaki lurus ke belakang.

c.Kedua lutut ditarik ke samping, kedua kaki lurus ke belakang.

d.Kedua tumit lepas, kedua kaki dibuka ke samping.

e.Kedua kaki dirapatkan kembali seperti sikap semula.

f.Merapatkan kaki harus dilakukan dengan cepat. Gerakannya seperti gerakan mencambuk, pergelangan kaki tetap lemas, hingga badan meluncur.
2.Teknik Gerakan Tangan

Teknik gerakan tangan dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a.Sikap badan jongkok atau berdiri, hal ini tergantung pada kedalaman kolam.

b.Kedua tangan lurus ke depan selebar bahu, telapak tangan menghadap ke bawah serta jari-jari tangan rapat berada di atas permukaan air.

c.Kedua tangan menekan air ke samping bawah, kedua siku tetap lurus, jari-jari tangan rapat dan lakukan gerakan mendayung.

d.Pada waktu tangan berada di bawah bahu, dengan membuat sudut kira-kira 45°, kedua tangan ditarik hingga berada di bawah dagu. Kemudian diluruskan kembali ke depan, untuk meluncur.

e.Wajah menghadap ke bawah dan berada di antara kedua lengan.
3.Teknik Mengambil Napas

Mengambil napas dilakukan dengan gerakan sebagai berikut.

a.Pada waktu kedua tangan masuk ke dalam air, telapak tangan menghadap ke samping dengan jari-jari rapat.

b.Dagu diangkat ke atas serta pandangan ke depan untuk mengambil napas.

b.Waktu tangan akan membentuk sudut, kedua telapak tangan menghadap ke bawah.

d.Kemudian, kedua tangan diluruskan kembali ke depan, muka kembali menghadap ke bawah untuk mengeluarkan napas atau napas dikeluarkan di dalam air.

Kondi Gerakan Kaki, Tangan dan Pernapasan

Selasa, 04 April 2017

SENI MUSIK
 
1. Pengertian Musik Tradisional
   
    Musik tradisional adalah musik atau seni suara yang lahir dan berkembang disuatu daerah dan diwariskan secara turun-temurun. Musik tradisional menggunakan bahasa gaya,dan tradisi khas daerah setempat.

2. Fungsi Musik Tradisional
    a. Sarana upacara adat
    b. Pengiring tari
    c. Media bermain
    d. Media penerangan
    e. Sarana komunikasi
    f. Sarana ekonomi
    g. Sarana perang

3. Gaya Bernyanyi
    a. Gaya lokal
    b. Gaya individual
    c. Gaya periodikal

4. Bernyanyi secara Unisono

    Bernyanyi secara unisono adalah bernyanyi dalam satu suara. Bernyanyi dalam satu suara dibutuhkan kerja sama yang kuat.

5. Teknik Bermain Musik Tradisional 

    a. Musik laras madya dan santiswara
    b. Musik gambang kromong (berasal dari etnis Cina)
    c. Musik karang dodou (berasal dari Tanah Siang,Kalimantan Tengah wilayah Barito Utara)
    d. Musik Kuda (berasal dari Minangkabau)
    e. Musik krumpyung
    f. Musik gong luang (berasal dari Bali)
    g. Musik gong renteng 

6. Teknik Memainkan Alat Musik

     a. Alat musik berdasarkan sumber bunyinya
  1. Idiofon,sumber bunyinya berasal dari bahan dasar. Contoh: kolintang,drum,angklung,dll
  2. Aerofon,sumber bunyinya berasal dari hembusan udara. Contoh:                                                 seruling,terompet,harmonika,dll
  3. Cordofon,sumber bunyinya berasal dari dawai. Contoh: bas,gitar,biola
  4. Membranofon,sumberbunyinya berasal dari selaput atau membran. Contoh:                               tifa,drum,kendang
  5. Elektrofon,sumber bunyinya berasal dari tenaga listrik. Contoh: keyboard,gitar listrik,piano listrik 
    b. Alat musik berdasarkan cara memainkan
        1. Ditiup : terompet,seruling
        2. Dipukul : kolintang,drum,bongo
        3. Dipetik : gitar,kecapi
        4. Digesek : biola

    c. Alat musik tekan
      Alat musik tekan ada 3 jenis,yaitu menekan untuk memukul,menekan untuk meniup,dan menekan
untuk mengaktifka elektronik

   d. Alat musik elektronik
       Cara memainkan alat ini sama dengan alat musik akustik,misalnya gitar elektrik,drum elektrik,dan bas elektrik

7. Mengenal Musik Angklung
    Angklung adalah alat musik yang dibunyikan dengan cara digoyangkan,yang berasal dari bambu. Diciptakan oleh Daeng Sutisna.
    Jenis-Jenis Angklung
    a. Kanekes
    b. Reog
    c. Banyuwangi
    d. Bali
    e. Dogdoglojor
    f. Gubrag
    g. Badeng
    h. Padaeng
  

Kamis, 29 September 2016

SEPAK BOLA, BOLA BASKET DAN RENANG GAYA DADA

SEJARAH PERMAINAN SEPAK BOLA
           Olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Cina pada masa Dinasti Han dengan menggiring dan memasukan bola kulit ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari.
           Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan di berbagai negara.
           Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepak bola adalah menendang (kicking), menghentikan atau mengontrol (stoping), menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas (tacling), lemparan ke dalam (trow-in), dan menjaga gawang (goal keeping).
           Sepakbola dimainkan oleh 11 orang per regu, dan pada umumnya bermain selama 2 x 45 menit, dan diberi waktu istirahat selama 15 menit , dan dipimpin oleh wasit dan dibantu oleh hakim garis.

A. PRINSIP DASAR MENGUMPAN DAN MENENDANG BOLA
1. Prinsip dasar mengumpan dan menendang bola menggunakan kaki bagian dalam: 
2. Prinsip dasar mengumpan dan menendang menggunakan kaki bagian luar : 
B. PRINSIP DASAR MENGGIRING BOLA
1. Prinsip dasar menggiring bola dengan kaki bagian dalam : 
2. Prinsip dasar menggiring bola dengan kaki bagian luar :
C.PRINSIP DASAR MENAHAN BOLA
1. Prinsip dasar menahan bola dengan kaki bagian dalam :
2. Prinsip dasar menahan bola dengan kaki bagian luar : 
3. Prinsip dasar menahan bola menggunakan telapak kaki :
SEJARAH PERMAINAN BOLA BASKET
                Permainan bola basket dimainkan oleh 2 regu yang masing masing regunya terdiri dari 5 orang dan dipimpin oleh 2 orang wasit. Teknik yang digunakan pada permainan bola basket adalah passing, mengiring, menembak, dan lay-up shoot.

A. PRINSIP DASAR PERMAINAN BOLA BASKET
1. Prinsip dasar melempar bola basket melalui atas kepala :

2. Prinsip dasar menembak dengan satu tangan:

3. Prinsip dasar lay-up shoot:


B. VARIASI PRINSIP GERAK
1. Aktivitas melempar bola melalui atas kepala :

2. Aktivitas melempar bola pantul melalui atas kepala :

3. Aktivitas menembak (shooting) bola dengan datu tangan :

4. Aktivitas menembak (shooting) bola dengan satu tangan melewati atas tali :

5. Aktivitas menembak (shooting) bola dengan satu tangan ke arah ring/lingkaran :

6. Aktivitas gerakan mengangkat/ menggantung salah satu kaki ("hop") :

7. Aktivitas gerakan lay-up shoot tanpa ring basket :

8. Aktivitas melakukan gerakan lay-up shoot ke arah ring basket :


SEJARAH OLAHRAGA RENANG
                Olahraga renang diperkirakan sudah berasal dari 2000 SM. Nikolaus Eynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, perenang atau Dialog Mengenai Seni Berenang.
                Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation (FINA), dibentuk pada 1908. Gaya pada olahraga renang ada berbagai macam seperti : Renang gaya Dada, Renang gaya bebas, Renang gaya punggung, Renang gaya Kupu-kupu, dan lain-lain. Sekarang kita akan mempelajari Renang gaya dada.

A. PRINSIP DASAR GERAKAN KAKI RENANG GAYA DADA
1. Aktivitas gerakan kaki berpengangan pada pant kolam/pinggir kolam :

2. Aktivitas gerakan kaki renang gaya dada, kedua lengan dipegang teman :

3. Aktivitas gerakan kaki, kedua lurus dan rapat ke depan : 


B. PRINSIP DASAR GERAKAN LENGAN RENANG GAYA DADA
1. Aktivitas gerakan tangan, kedua kaki dipegang teman :

2. Aktivitas gerakan tangan, kedua paha menjepit papan pelampung :


C. PRINSIP DASAR GERAKAN PERNAFASAN RENANG GAYA DADA
1. Aktivitas gerakan pernafasan, kedua tangan berpegangan papan pelampung :

2. Aktivitas gerakan pernafasan kedua paha menjepit papan pelampung:


D. PRINSIP DASAR GERAKAN KOORDINASI RENANG GAYA DADA
1. Aktivitas koordinasi renang gaya dada :
kesimpulan materi kelompok 3:
 KESIMPULAN
            Di dalam olahraga atletik banyak sekali melibatkan bagian-bagian tubuh bagian atas dan bawah mulai dari otot, sendi, sumbu dan bidang. Hasil dari kombinasi yang lengkap dari bagian-bagian tubuh tersebut menghasilkan suatu gerakan dan fisik yang baik dalam atletik.